Rancangan: Bentuk Standar
Masalah optimisasi matematis, atau hanya masalah optimisasi, memiliki bentuk meminimalkan $f_0(x)$ dengan syarat $f_i(x) \le b_i, i=1, \dots, m.$ Secara formal, kita menyatakannya sebagai:
$$\begin{aligned} &\text{minimalkan} && f_0(x) \\ &\text{dengan syarat} && f_i(x) \le b_i, \quad i=1, \dots, m \end{aligned}$$Struktur ini adalah "DNA" dari optimisasi. Setiap simbol mewakili komponen penting dunia nyata:
- Penggerak ($x$): Vektor $x = (x_1, \dots, x_n)$ adalah variabel optimisasi dari masalah tersebut. Ini mewakili keputusan spesifik atau parameter yang berada dalam kendali kita—seperti berat drone dan tenaga motor.
- Tujuan ($f_0$): Fungsi $f_0 : \mathbf{R}^n \to \mathbf{R}$ adalah fungsi objektif, yang mengukur "biaya" atau "kerugian" yang ingin diminimalkan, seperti energi yang dikonsumsi per mil.
- Aturan ($f_i \le b_i$): Fungsi-fungsi $f_i : \mathbf{R}^n \to \mathbf{R}, i = 1, \dots, m$, adalah fungsi kendala (ketidaksamaan), sedangkan konstanta-konstanta $b_1, \dots, b_m$ adalah batas atau batas kendala. Ini menentukan ruang yang layak—drone harus menghasilkan angkat yang cukup untuk terbang dan tidak boleh melebihi batas berat baterai $b_i$.
Pencarian Solusi Optimal
Linearitas vs. Nonlinearitas
Kompleksitas menemukan $x^\star$ sangat bergantung pada sifat matematis dari $f_0$ dan $f_i$.
Jika masalah optimisasi tidak linear (yang berarti tidak memiliki proporsionalitas dan aditivitas), maka disebut program nonlinear. Program-program nonlinear adalah wilayah terdepan dari optimisasi; mereka tidak memiliki struktur yang dapat diprediksi seperti sistem linear dan memerlukan seperangkat alat analitis yang secara fundamental berbeda, sering kali lebih canggih, untuk diselesaikan.